Muntah Pada Bayi

Pasti anda bertanya-tanya muntah pada bayi itu apa penyebabnya? Muntah pada bayi sendiri cukup umum terjadi ada hampir semua bayi.

Bayi atau pun anak-anak mungkin akan mengalami beberapa kali muntah dalam satu tahun pertamanya, muntah pada bayi biasanya akan cepat sembuh tanpa melakukan perawatan. Namun ada banyak juga penyakit anak yang dapat menyebabkan muntah pada bayi.

Walau muntah pada bayi itu akan sembuh tanpa pengobatan namun banyak orang tua juga tidak tega melihat si buah hati menderita, ditambah bila ternyata itu merupakan sesuatu yang serius terjadi pada buah hati.

Penyebab Muntah Pada Bayi

Penyebab umum muntah pada bayi terjadi ini ada berbagai macam penyebabnya karena akan menurut usia si kecil. Mungkin selama beberapa bulan pertama kebanyakan bayi akan mengeluarkan sejumlah kecil susu formula atau ASI yang biasanya sekitar satu jam setelah mendapatkan susu nya.

Muntah pada bayi akan lebih jarang terjadi bila anak terus bersendawa dan bila aktivitas aktif dibatasi langsung setelah si kecil makan.

Frekuensi muntah pada bayi ini cenderung akan berkurang dengan sendirinya ketika bayi bertambah umur namun mungkin juga tetap terjadi dalam bentuk yang lebih ringan sampai umur si bayi sekitar 10 – 12 bulan. Perlu diketahui muntah pada bayi ini tidak akan mengganggu kenaikan berat badan si kecil.

Cara Mengatasi Muntah Pada Bayi

Dalam mengatasi muntah pada bayi yang normal, anda tidak perlu membawa si kecil ke dokter atau memberikan obat untuk dikonsumsi si kecil.

Anda dapat berikan cairan saja agar si kecil tidak dehidrasi, dengan begitu anda tidak perlu terlalu khawatir yang berlebihan karena muntah pada bayi yang normal tidak akan berdampak pada kondisi kesehatan si kecil.

Berikut dua tips yang dapat bunda coba untuk meminimalisir muntah pada bayi seusai minum susu:

  • Bila sudah selesai minum susu janganlah langsung membaringkan bayi ditempat tidur. Akan lebih baik bila bunda menggendong si kecil dengan posisi tubuh si kecil agak sedikit tegak. Gendong sekitar setengah jam steleh habis menyusu supaya cairan susu dapat turun dengan sempurna.
  • Usahakan bunda membiasakan bayi untuk bersendawa terlebih bila si kecil habis mengkonsumsi susu atau mengkonsumsi makanan atau minuman lainnya.

Dan untuk mengatasi muntah pada bayi yang abnormal ini, anda dapat membawa si kecil ke dokter anak dengan maksud tujuan agar si kecil mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.

Untuk langkah awalnya anda dapat memberikan cairan kepada si kecil agar tidak dehidrasi namun jangan berikan cairan yang berupa jus. Karena jus dapat memperparah keadaan si kecil, terlebih bila si kecil mengalami diare.

Dehidrasi sendiri dapat dicegah dengan memberikan oralit atau cairan eletrolit. Namun sebelum memberikan oralit kepada si kecil, bunda harus sudah mendapatkan persetujuan dari dokter anak anda terlebih dahulu.