Tanda Flek Pada Anak

Indonesia merupakan salah satu negara dengan penderita flek paru-paru atau tuberkulosis (TB/TBC) paling tinggi di dunia. Penyakit flek paru ini cenderung lebih sering menyerang balita dan anak-anak. Oleh karena itu, peran orang tua sangat diperlukan untuk mencegah penyebaran penyakit ini. Perlu diketahui, flek paru-paru adalah penyakit yang sangat berbahaya. Oleh karenanya, penting untuk moms ketahui apa saja tanda-tanda flek pada anak. Berikut tanda-tandanya :

  1. Batuk Menetap

Anak menderita batuk yang tak sembuh-sembuh. Meski sudah diobati, batuk yang diderita anak seolah menetap. Anak yang menderita flek batuknya akan semakin parah setiap harinya. Batuk yang diderita anak dengan usia lebih 3 minggu dan tidak sembuh-sembuh, bisa sebagai ciri atau tanda adanya risiko flek.

  1. Demam

Tak hanya batuk menetap, penderita flek juga bisa dilihat dari ciri-ciri di mana tubuh mengalami demam. Demam karena flek bisa terjadi dalam waktu yang lama kurang lebih selama 2 minggu. Biasanya, demam ini terjadi saat malam hari dan tidak terlalu tinggi. Meski sudah diobati dengan obat demam anak, demam karena flek tak kunjung reda juga.

  1. Keringat Dingin

Anak yang kemungkinan besar menderita flek akan mengalami keringat dingin saat malam. Keringat dingin ini juga diringi dengan penurunan suhu tubuh yang sebelumnya cukup tinggi.

  1. Letih dan Mudah Lelah

Anak-anak yang kemungkinan besar menderita flek  juga akan merasa mudah letih dan lelah. Meski sudah memiliki waktu istirahat cukup, tidak jarang anaka-anak akan merasa kelelahan sehingga membuat mereka sering rewel. Anak yang menderita flek umumnya akan lebih suka tiduran dan kurang aktif bergerak. Risiko flek juga membuat berat badan anak turun secara drastis hanya dalam waktu yang singkat.

  1. Nafas Sesak dan Berat Badan Turun

Satu lagi ciri anak yang kemungkinan menderita flek adalah nafasnya sesak dan berat. Kulit anak juga terlihat lebih pucat dari sebelumnya, ada benjolan di leher dan nafsu makan anak berkurang.

Itulah beberapa ciri-ciri adanya risiko flek pada anak. Pastikan untuk selalu waspada dan memiliki pola hidup sehat, serta selalu senantiasa menjaga kebersihan diri maupun lingkungan demi terhindar dari risiko flek pada anak.